www.bbmriau.com
Otonomi | Pekanbaru | Rohil | Pariwara | Opini | Indeks
Proses PTT Keseshatan Jadi CPNS Masih Terkendala Pengusulan NIP
Jumat, 12-05-2017 - 08:12:33 WIB
illustrasi
TERKAIT:
 
  • Proses PTT Keseshatan Jadi CPNS Masih Terkendala Pengusulan NIP
  •  


    Jakarta,BBMRiau.com - Para PTT tenaga kesehatan tampaknya mulai merasa ketar-ketir, setelah proses pengangkatan 10 ribu dari 39.090 menjadi CPNS hingga kini masih belum jelas.

    Seperrti yang diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa pengajuan nomor induk pegawai (NIP) molor karena ada perubahan tempat kerja. Total tenaga kesehatan PTT yang diusulkan menjadi CPNS mencapai 39.090 orang. Dari jumlah tersebut, usulan NIP yang sudah masuk ke BKN berjumlah 29.026 orang.

    Setelah dilakukan penilaian NIP yang keluar ada 16.642 orang. Kemudian ada 112 usulan NIP yang berstatus tidak lengkap dan sisanya 12.272 masih proses sampai sekarang.

    "Sehingga yang belum diusulkan NIP nya sampai batas akhir ada 10.064 orang," katanya seperti dilansir jpnn (11/05).

    Bima menjelaskan usulan NIP untuk para eks tenaga kesehatan PTT yang belum masuk berasal dari 40 instansi kabupaten. Namun dia belum bisa merinci kabupaten mana saja. Beliau menjelaskan usulan NIP itu terlambat karena ada permintaan pindah atau mengubah lokasi penempatan.

    Bima menjelaskan BKN harus selektif mengawal pengurusan NIP itu. Sebab jika tidak cermat, usulan perubahan penempatan CPNS bisa berpotensi menjadi modus memasukkan nama-nama baru.

    "Jangan sampai ada nama baru yang tidak lulus tes atau bahkan tidak pernah ikut tes, diusulkan mendapatkan NIP," katanya.

    Meskipun batas pengajuan NIP sudah ditutup April lalu, BKN masih berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB.

    BKN menunggu keputusan dari Kementerian PAN-RB apakah pengusulan NIP itu bisa diperpanjang atau tidak.

    Ketua Forum Bidan Desa Lilik Dian Ekasari menyayangkan pengurusan NIP yang terlambat. Dia menjelaskan laporan pengurusan NIP yang terlambat muncul dari daerah Aceh, NTT, Papua, dan medan.

    Lilik mengatakan kontrak sebagai tenaga kesehatan PTT berakhir pada Februari lalu. Jika tidak segera diangkat menjadi CPNS, dia khawatir para tenaga kesehatan itu tidak mendapatkan gaji.***(ram)



     
    Berita Lainnya :
  • Proses PTT Keseshatan Jadi CPNS Masih Terkendala Pengusulan NIP
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Kembali Lakukan Sidak, BKPSDM Sebut Secara Tegas Penerapan Sanksi Untuk ASN Bandel
    2 Kelurahan Agrowisata, Daya Tarik Pekanbaru Melalui Kecamatan Rumbai Yang Dicanangkan Pemko
    3 Terlibat Perkosaan, Biarawati Keturunan Jepang Ditangkap!!!
    4 Proses PTT Keseshatan Jadi CPNS Masih Terkendala Pengusulan NIP
    5 Wakapolres Dan Kapolsek Di Polres Inhu Kena Mutasi
    6 Kepala Inspektorat : ASN Harus Membuat LHKASN
    7 Akhirnya Wan Thamrin Dampingi Andi Rachman Pimpin Provinsi Riau
    8 27 Mei 2017, Muhammadiyah Telah Mulai Puasa Ramadhan
    9 Pengurusan SIUJK Beralih Dari Dinas PUPR ke DPMPTSP
    10 Dampak Kenaikan TDL, Tartib Sebut Pemerintah Jokowi Tidak Konsekwen Janji Kampanye
     
    Otonomi | Pekanbaru | Rohil | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2019 PT. BBM RIAU PERS, All Rights Reserved